Tinggal waktu separuh malam
Masih aku memeluk bumi
Rintik hujan menggerimis hati
Bak saksi jiwa menduka
Ikut langit seakan tau
Jiwa meronta merintih tangis
Menelan pahit Realita
Air mata tumpuan duka
Manis-manis serasa
Pahit-pahit kurasa
Tertegun akan nestapa
Menanti hadir akan bahagia
Kemana ia akan kucari
Dalam do’a yang mencitra
Mungkin akan kubuat sendiri
Kiranya jiwa tegar kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar