Yoedha Wirathama

Enjoying

Rabu, 15 Februari 2012

Menyapa Pagi


Menyapa Pagi
Terlihat langit remang-remang
Pertanda pagi akan datang
Seiring surya bercokol menjelang
Hangatkan jiwa alam sekalian
Menyapa embun bersahaja
Meski sirna olehnya jua
Indahnya peralihan
Memandang langit elok rupawan
Lazuardi biru mega cerahan
Bunga-bunga mekar bersemi
Burung-burung riang bernyanyi
Semoga saja jiwa ini
Dalam damai menyapa pagi 

Merindu

Rindu Aku
Rindu sekali
Merindu Aku pada harapan
Sempat Asaku terpaku

Selasa, 14 Februari 2012

2 Dialog 1 Jiwa


2 Dialog 1 Jiwa
Tanya aku tanya engkau
Engkau tanya aku tanya
Tanya-tanya aku engkau
Jawab aku jawab engkau

Aku engkau engkau aku
Akulah engkau engkaulah aku
Aku jiwamu engkau jiwaku
Jiwamu aku jiwaku engkau
Engkau ragaku ragamu aku
Ragamu aku ragaku engkau


Aku engkau satu
Engkau aku satu
Ragamu ragaku satu
Ragaku ragamu satu
Satu raga aku engkau
Satu jiwa engkau aku
Jiwamu jiwaku
Ragaku ragamu 

Senin, 13 Februari 2012

Menjadi pertanyaan


Menjadi Pertanyaan
Kutunggu sampai saat ini
 Kutunggu dan menunggu
 Menunggu penghias sang malam
 Itulah bintang dan rembulan 
Tapi apa yang terjadi
Gelap gulita masih kulihat 
Elegan dalam peralihan pagi
 Kutanya rembulan
 Bintangpun enggan berpijar 
Langit kelam 
Sedang sendiri bermain sunyi
 Termagut sepi dikelegapan
 Dingin kurasa angin mendesir
 Kutanya sekali lagi 
Mungkin disana ada jawabnya

Gubahahanku dipenghujung malam

Kala terjaga dilelapnya malam
Termenung aku dikegelapan
Mengetuk hari dalam peralihan
Sedang aku yang menanti
Jawaban pasti akan hadirnya
Bintang rembulan penghias malam
Memecah langit hitam elegan
Kelam

Masih kumenunggu
Meski pagi akan menjelang
Tetap aku tunggu
Setiaku masih akan hadirnya

Oh kiranya
Yakinkan aku tuhan